CIANJUR– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan Pendidikan Politik yang berlangsung khidmat di Gedung Wanita Bale Rancage, Jl. Siliwangi No.42, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat barisan kader mulai dari tingkat PAC hingga Ranting, dengan mengusung semangat "Solidaritas Tanpa Batas" demi menjaga "Rumah Besar Demokrat".
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Hj. Lilis Boy, Sekretaris DPC Asep Januar, S.H., Kepala BPOKK Partai Demokrat Ahmad Bajuri, S.E., M.M., perwakilan Kesbangpol Cianjur, serta ratusan kader Partai Demokrat se-Kabupaten Cianjur.
Selain sebagai sarana pendidikan politik, acara ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada lebih dari 100 anak yatim piatu. Aksi nyata ini disambut hangat oleh warga, salah satunya Eis Herawati (31), warga Pamoyanan yang kini berdomisili di Jakarta. Ia menyempatkan diri pulang ke Cianjur demi mendampingi ketiga anaknya yang menerima santunan.
"Alhamdulillah, saya datang langsung dari Jakarta untuk mendampingi anak-anak saya. Saya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Partai Demokrat DPC Cianjur atas kepeduliannya," ungkap Eis di sela-sela kegiatan.
Dalam arahannya, Ketua DPC Partai Demokrat Cianjur, Hj. Lilis Boy, menekankan pentingnya kekompakan seluruh kader untuk membesarkan partai. Ia menargetkan perolehan kursi yang signifikan pada pemilihan mendatang.
"Target kita adalah meraih 10 kursi di DPRD Kabupaten, serta merebut kembali kursi DPR RI dari Jabar 2, harapannya bisa meraih dua kursi. Bersama lima fraksi yang ada, kami akan bekerja keras mengusung kader-kader terbaik," ujar Hj. Lilis Boy.
Ia menambahkan bahwa seluruh kader harus solid dan menghindari perpecahan. Menurutnya, fokus utama Partai Demokrat ke depan adalah hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan kontribusi terbaik bagi warga Cianjur.
Sementara itu, Kepala BPOKK Partai Demokrat, Ahmad Bajuri, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pendidikan politik ini bertujuan memperkuat kapasitas kader dari empat aspek utama: ideologis, psikologis, sosiologis, dan pragmatis.
"Keempat hal ini menjadi fondasi bagi kader. Secara ideologis mereka kuat, secara sosiologis jaringan kita di lapangan mulai dari tingkat DPC hingga fraksi harus kuat dalam membantu masyarakat," tegas Ahmad Bajuri.
Mengenai target kursi, pihak DPC Partai Demokrat Cianjur menyatakan optimisme tinggi. "Harapan kami, Cianjur bisa kembali meraih kemenangan seperti tahun 2019. Kami menargetkan hasil maksimal, baik di tingkat DPRD Kabupaten, Provinsi, maupun DPR RI," pungkasnya.(Edo/Tan2)


