CIANJUR — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur yang saat ini masih berada di peringkat terbawah di Jawa Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan Isfhan usai menghadiri kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Hotel Cordela, Kabupaten Cianjur. Acara ini turut dihadiri oleh narasumber utama Dr. (H.C.) H.M. Choirul Anam, M.Z.I., serta melibatkan lintas elemen masyarakat mulai dari tokoh lintas agama, pemuda, mahasiswa, hingga pelajar.
Dalam pandangannya, rendahnya IPM dan berbagai persoalan sosial yang terjadi —termasuk kasus kekerasan terhadap anak— tidak lepas dari tantangan era digital. Arus informasi dan budaya luar yang masuk tanpa penyaringan melalui media sosial dinilai turut menyumbang kemerosotan moral di kalangan generasi muda.
Menurut Isfhan, Pancasila tidak boleh sekadar menjadi slogan seremonial, melainkan harus dihidupkan kembali sebagai pedoman praktis dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat untuk membentengi generasi penerus.
"Sering kali orang menggaungkan Pancasila, tetapi dalam praktiknya justru meninggalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Padahal Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan," tegas Isfhan.
Sebagai langkah nyata dalam membangun karakter bangsa dan mendongkrak kualitas SDM di Cianjur, Isfhan menekankan bahwa gerakan ini wajib dimulai dari lingkungan keluarga. Peran orang tua sangat krusial dalam melakukan pengawasan terhadap tumbuh kembang anak, khususnya di tengah masifnya paparan teknologi.
Sebagai bentuk komitmen pribadinya, Isfhan memberikan teladan dengan membatasi penggunaan gawai (gadget) bagi anak-anaknya yang masih berusia balita. Ia mendorong para orang tua agar lebih aktif mengajak anak berinteraksi langsung dengan alam dan lingkungan sekitar.
"Kita harus memulai dari keluarga. Anak-anak perlu dibiasakan berinteraksi dengan lingkungan, bermain, dan belajar secara langsung agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila," pungkasnya.
Peningkatan IPM Cianjur melalui sinergi antara pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan ketahanan keluarga ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. (Edo)


