CIANJUR, 31 Januari 2026 – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cianjur menyelenggarakan puncak resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 yang berlangsung khidmat dan meriah di Gedung Sekolah Perguruan Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur, Jln. Abdullah Bin Nuh. Acara ini dirangkaikan dengan peresmian Gedung Klinik PKU Muhammadiyah yang berlokasi di Kp. Jamaras, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang.
Dengan tema "Memajukan Kesejahteraan Bangsa",
kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang disambut hangat oleh Bupati Cianjur, Dr. Muhammad Wahyu, Wakil Bupati, serta jajaran PDM, PCM, PRM, organisasi otonom (Ortom), dan ribuan jemaah Muhammadiyah se-Kabupaten Cianjur.
Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed.menekankan pentingnya soliditas dalam tubuh organisasi. Beliau menyatakan bahwa Muhammadiyah harus tetap bersatu agar dapat terus bergerak maju dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Bupati Cianjur, Dr. Muhammad Wahyu, turut memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Muhammadiyah di wilayahnya. Beliau menilai kehadiran Klinik PKU di Cugenang dan kiprah pendidikan Muhammadiyah sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kemeriahan Milad kali ini juga dirasakan langsung oleh jemaah. Sebanyak 20 stan dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah, berpartisipasi menyediakan kurang lebih 2.000 porsi makanan dan minuman gratis.
Sekretaris PDM Kabupaten Cianjur, H. Ilfi Rijal, yang mewakili Ketua PDM, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud rasa syukur.
"Harapan kami, Muhammadiyah tetap bersyukur atas segala limpahan rahmat Allah SWT. Kita harus tetap beristiqomah untuk berbagi dengan umat, khususnya di Kabupaten Cianjur," ujar H. Ilfi Rijal.
Terkait isu penghapusan dana operasional bagi sekolah swasta, H. Ilfi Rijal memberikan penegasan serius. Beliau mengingatkan bahwa sekolah swasta memiliki peran krusial dalam membantu tugas negara mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Sekolah swasta pada prinsipnya membantu sekolah negeri. Kami berharap bantuan tersebut tidak dihentikan, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki daya jangkau ke sekolah negeri namun dekat dengan sekolah swasta. Swasta harus diberikan penguatan yang sama oleh pemerintah," tegasnya.


0Komentar