CUGENANG, CIANJUR – Pemerintah Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Arta Sukamanah, desa merealisasikan anggaran sebesar Rp276.000.000 untuk pengembangan sektor pertanian padi dan perlindungan harga gabah bagi petani lokal.
Simaklah Videonya disini!
Ketua BUMDes Arta Sukamanah, Usman Gumati, S.E. (yang akrab disapa Bah Mantri), menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai jawaban atas keresahan petani penggarap. BUMDes tidak hanya berperan sebagai pengelola lahan, tetapi juga sebagai penyokong modal dan pembeli hasil panen.
"Masalah di lapangan adalah banyak petani kita yang hanya penggarap dan sering dirugikan saat menjual gabah. BUMDes hadir memberikan pinjaman modal usaha tani, dan saat panen, gabah mereka kami beli dengan harga di atas tengkulak. Syaratnya, program ini khusus untuk warga di wilayah Desa Sukamanah saja," ujar Usman.
Saat ini, BUMDes Arta Sukamanah mengelola lahan seluas 6 hektare di Kp. Babakan Cangklek, yang terdiri dari 2 hektare tanah kas desa dan 4 hektare lahan sewa. Bekerja sama dengan Kelompok Tani (Poktan) setempat, PPL Pertanian, serta dikawal oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas, pengelolaan ini diproyeksikan sangat produktif.
- Varietas Padi: Inpari 37, 38, Cisaat, dan Padjajaran.
- Produksi: Estimasi 7 ton per sekali panen.
- Target Pendapatan: Diprediksi menyumbang ketahanan pangan senilai Rp15 juta per tahun.
- Fasilitas: Didukung 1 unit traktor milik BUMDes dan sinergi dengan 10 kelompok anggota.
Untuk distribusi, saat ini hasil panen dipasarkan melalui jaringan RT dan RW. Namun, ke depan, BUMDes Arta Sukamanah berencana meluncurkan brand beras mandiri dengan kualitas premium namun tetap terjangkau bagi masyarakat luas.
"Harapan kami kedepannya bisa memiliki mesin penggilingan padi sendiri. Kami ingin menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga dalam bentuk ketersediaan barang kebutuhan pokok," tambah Usman. Terkait transparansi keuangan, ia menegaskan bahwa dana BUMDes tersimpan aman di Bank Jabar dan hanya ditarik sesuai kebutuhan operasional.
Kepala Desa Sukamanah, Indra Surya Pradana, S.H., S.Pd., memberikan apresiasi penuh atas langkah taktis BUMDes ini. Beliau berharap program ini menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.
"Dengan adanya pengelolaan BUMDes yang profesional di bidang pertanian ini, kami optimis dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) Sukamanah sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para petani kami," pungkas Indra. (R2Sj)


0Komentar