Simaklah, CIANJUR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sangkan Hurip, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi lokal. Melalui pengelolaan unit usaha yang terintegrasi di Kampung Nyanton (RT 02/RW 01), BUMDes ini mengelola sektor peternakan, perikanan, hingga pembibitan tanaman dengan melibatkan masyarakat sekitar secara aktif.
Sejak realisasi anggaran sebesar Rp225.000.000 pada Agustus 2025 lalu, BUMDes Sangkan Hurip telah mengelola aset yang cukup signifikan, di antaranya:
- Peternakan: 132 ekor kelinci dan 5 ekor domba.
- Pertanian: Pembibitan 5.000 bibit cabai.
- Perikanan: Budidaya ikan nila dan lele yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pasar lokal.
Ketua BUMDes Sangkan Hurip, Cecep Saeful Milah, menjelaskan bahwa operasional saat ini dijalankan oleh dua orang pengelola dengan memanfaatkan lahan sewa dari warga setempat. Dari sektor perikanan saja, pendapatan diprediksi mencapai Rp5,5 juta per tahun, sementara total proyeksi penghasilan dari seluruh unit usaha diperkirakan mencapai Rp14.000.000 per tahun.
"Kami berupaya agar usaha ini bisa berjalan berkelanjutan. Fokus kami adalah menciptakan sistem penjualan dengan takaran yang rutin agar hasilnya bisa menjadi penghasilan tetap bagi pengelola dan kontribusi bagi desa," ujar Cecep.
Untuk menjaga kualitas komoditas, khususnya perikanan, pihak BUMDes secara rutin berkonsultasi dengan ahli perikanan terkait manajemen kesehatan ikan. Hal senada diungkapkan oleh Bendahara BUMDes, Yedi Kusnadi, yang menekankan pentingnya transparansi dan efektivitas dalam pengelolaan dana desa untuk pemberdayaan ini.
Kepala Desa Nyalindung, Moh. Zaenudin, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras pengurus BUMDes Sangkan Hurip. Menurutnya, langkah ini adalah bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menciptakan lapangan kerja mandiri.
Namun, pihak pengelola juga menyampaikan aspirasi kepada pemerintah kabupaten maupun pusat. "Kami memiliki target untuk memperluas skala usaha ini. Kami sangat berharap adanya pengawasan yang lebih intensif dan dorongan yang lebih kuat dari pemerintah agar BUMDes kami bisa lebih maju dan profesional," tambah Cecep.
Dengan semangat pemberdayaan, BUMDes Sangkan Hurip diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Cianjur dalam mengelola potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat luas. (R2Sj)


0Komentar