TSroGSO8GfM8TUM7TpM6TpWiTi==
PKBM BINKARA MENGIKUTI KEGIATAN GEMA TUNAS V SE-JAWA BARAT

PKBM BINKARA MENGIKUTI KEGIATAN GEMA TUNAS V SE-JAWA BARAT

Daftar Isi
×


​CIANJUR — PKBM Binkara yang berlokasi di Kampung Ciseupan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan bangga mengirimkan para siswa-siswi beserta staf pengajar untuk mengikuti ajang Gema Tunas V Se-Jawa Barat. Kegiatan akbar ini bertempat di Perkemahan Villa Saronge, Kecamatan Pacet.



​Acara yang mengusung tema "Semangat Panca Waluya Menuju Jawa Barat Istimewa di Era Baru PKBM dan SKB Berkarya, Berbakti, Peduli" ini dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur beserta jajarannya.


 Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti oleh perwakilan dari kabupaten/kota di Jawa Barat, tetapi juga dihadiri oleh PKBM dari 15 provinsi. Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya berbagai alunan musik tradisional serta penampilan tarian kreasi dari masing-masing sekolah.


​Kepala PKBM Binkara, Eki Zulkipli, S.Pd., dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas keikutsertaan lembaga yang dipimpinnya dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.


​"Alhamdulillah, PKBM kami bisa mengirimkan anak didik dan ini berlangsung selama 3 hari. Kami sangat bangga akan prestasi anak didik, terutama dari PKBM sendiri bisa tampil. Semoga acara ini menjadi momentum serta motivasi bagi mereka dalam berkarya, sekaligus wujud perhatian pemerintah bagi sekolah kami," ujar Eki Zulkipli.


​Sementara itu, Bupati Cianjur, Dr. Muhammmad Wahyu Perdian, dalam wawancaranya mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir dari berbagai daerah.


"Alhamdulillah hari ini kita laksanakan kegiatan ini, yang mana bukan hanya diikuti oleh Jawa Barat saja, akan tetapi diikuti oleh luar provinsi seperti Lampung, Riau, Banten, dan seterusnya. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi Kabupaten Cianjur," ucap Bupati.


​Bupati juga menyoroti pentingnya penanganan anak putus sekolah di Kabupaten Cianjur. Beliau berharap agar sekolah formal maupun masyarakat dapat bersinergi dalam mengembalikan anak-anak yang putus sekolah untuk kembali mendapatkan pendidikan.


​"Di Cianjur sendiri masih banyak siswa yang putus sekolah, dan kami berharap serta mendorong terhadap sekolah formal tentunya bagi yang putus sekolah. Juga bagi Bapak atau Ibu yang sudah bekerja tapi tidak selesai sekolahnya, kami berharap mengikuti terhadap PKBM atau SKB sehingga mendapatkan sertifikasi atau ijazah. Apalagi yang usianya masih muda-muda, kita dorong mengikuti PKBM itu sendiri yang tersebar di tiap-tiap kecamatan," pungkasnya. Laporan : Tan2/r2

0Komentar