CIANJUR — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) 234 Solidarity Community (SC) Kabupaten Cianjur menggelar aksi audiensi ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Kamis, 3 September 2026.
Kedatangan ormas tersebut guna menyampaikan aspirasi dan penolakan keras terhadap kebijakan pemerintah daerah terkait penghapusan anggaran Universal Health Coverage (UHC).
Kedatangan rombongan DPC 234 SC disambut langsung oleh sejumlah perwakilan dari fraksi-fraksi DPRD Cianjur serta perwakilan dari instansi terkait di ruang rapat gedung dewan.
Dalam audiensi tersebut, Ketua DPC 234 SC Cianjur, Soni Farhan, dengan tegas mendesak agar Bupati Cianjur segera menarik surat edaran yang menghapus alokasi dana UHC. Menurutnya, program jaminan kesehatan tersebut sangat krusial dan dibutuhkan oleh masyarakat luas, khususnya warga kurang mampu di Kabupaten Cianjur yang masih sangat bergantung pada layanan kesehatan gratis.
"Kami meminta kepada Bupati Cianjur agar segera menarik surat edarannya yang mana surat edaran tersebut menghapus dana UHC. Ini demi warga masyarakat yang sangat membutuhkan, karena warga masyarakat kita masih banyak yang kurang mampu," ujar Soni Farhan di hadapan para anggota dewan dan perwakilan instansi.
Soni juga menambahkan bahwa secara pribadi kebijakan tersebut tidak memberikan dampak langsung terhadap dirinya, namun ia dan lembaganya berdiri demi kepentingan masyarakat banyak yang terancam kehilangan akses kesehatan layak.
"Kalau bagi pribadi saya tidak ada pengaruh sedikitpun, akan tetapi kita melihat warga masyarakat," tambahnya.
Audiensi berlangsung dengan tertib dan interaktif, di mana perwakilan DPRD Cianjur dan instansi terkait menampung seluruh aspirasi yang disampaikan oleh pengurus serta anggota DPC 234 SC. Pihak dewan berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan tersebut melalui koordinasi bersama pihak eksekutif guna mencari solusi terbaik bagi jaminan kesehatan masyarakat Cianjur.
Laporan : Tantan


