CIANJUR — Warga Kampung Tunagan RT 03/RW 04, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, bersama unsur Karang Taruna menggelar kegiatan gotong royong pembangunan infrastruktur jalan, Minggu. Proyek pembangunan jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 2,5 meter ini didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB senilai Rp120 juta.
Kegiatan kerja bakti ini disambut antusias tinggi oleh masyarakat setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa, Bhabinsa, Ketua Karang Taruna Desa, para ketua RT, serta warga sekitar yang bahu-membahu merampungkan pengerjaan jalan.
Kepala Desa Wangunjaya, Misbahudin, yang hadir langsung di lokasi menyampaikan apresiasi atas terealisasinya bantuan tersebut. Ia berharap akses jalan baru ini dapat memberikan manfaat luas bagi kelancaran aktivitas warga sekaligus mengungkit perekonomian lokal.
"Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur yang telah merealisasikan dana CSR dari Bank BJB. Harapan ke depan, akses jalan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan mampu mengangkat nilai ekonomi, karena wilayah kami mempunyai potensi pariwisata dan pertanian yang menjanjikan, seperti Wisata Batu Lonceng yang rencananya akan dikelola oleh desa," ungkap Misbahudin.
Ia menambahkan, pihak desa berkomitmen untuk terus memperjuangkan akses jalan menuju objek wisata Batu Lonceng serta menyiapkan fasilitas keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan. Promosi wisata pun digencarkan secara masif melalui media sosial desa maupun akun pribadi perangkat desa agar Wisata Batu Lonceng dapat menjadi roda penopang ekonomi warga.
Sementara itu, Ketua RT 03/RW 04, Yana, mengungkapkan rasa syukur dan kelegaannya atas perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya yang sebelumnya mengalami rusak berat.
- Akses Vital: Jalan yang dibangun merupakan akses utama bagi 258 Kepala Keluarga (KK).
- Harapan Lanjutan: Masih terdapat sekitar 350 meter jalan rusak yang diharapkan bisa segera diperbaiki dan dihotmix melalui Musyawarah Desa (Musdes) berikutnya.
- Partisipasi Warga: Warga secara swadaya dan sukarela turun tangan membantu kelancaran proses pembangunan di lapangan.
Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Desa, Ami Harmami, menjelaskan bahwa realisasi dana CSR ini berawal dari inisiatif rempug warga. Pengajuan dan permohonan tersebut kemudian diteruskan oleh Karang Taruna kepada Kepala Desa hingga ke tingkat Pemkab Cianjur.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Karang Taruna Desa juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial seperti pembersihan sungai dari sampah hingga sosialisasi kepada masyarakat.
- Komitmen Jangka Panjang: Karang Taruna akan terus memperjuangkan sisa pembangunan jalan sepanjang 350 meter menuju Kampung Tapos.
- Sinergi PADes: Berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui pengelolaan potensi wisata situs dan infrastruktur.
- Pendampingan Masyarakat: Memberikan pembinaan kepada warga serta terus mengawal aspirasi kebutuhan infrastruktur agar dapat dilalui dengan aman dan nyaman. (Tan/do)


