TSroGSO8GfM8TUM7TpM6TpWiTi==
Sinergi Pendidikan dan Pengabdian: STIT As-Saidiyah Cianjur Lepas 77 Mahasiswa KKN di Tiga Kecamatan

Sinergi Pendidikan dan Pengabdian: STIT As-Saidiyah Cianjur Lepas 77 Mahasiswa KKN di Tiga Kecamatan

Daftar Isi
×


CIANJUR — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) As-Saidiyah resmi menerjunkan mahasiswa-mahasiswinya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026. Pelepasan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran civitas akademika, tokoh kesehatan, serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur.



​Pelaksanaan KKN tahun ini difokuskan di wilayah Cianjur bagian utara, mencakup lima desa yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sukaresmi, Cipanas, dan Pacet. Sebanyak 77 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Tarbiyah, khususnya Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), diterjunkan langsung ke lapangan selama satu bulan penuh, mulai 23 Juli hingga 23 Agustus 2026.


​Ketua Lembaga Penjaminan Mutu STIT As-Saidiyah, Muhammad Rahmat, M.Pd.I., menjelaskan bahwa KKN merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


​"Fokus utamanya adalah implementasi pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan, penelitian untuk menganalisis dan memberikan solusi atas permasalahan masyarakat, serta pengabdian yang disinkronkan dengan program Pemerintah Kabupaten Cianjur," ujar Muhammad Rahmat.


​Ia menambahkan, program ini juga diarahkan untuk membantu peningkatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta bidang kesehatan di wilayah Cianjur utara, sehingga kehadiran mahasiswa dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.


​Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, para mahasiswa dibekali ilmu yang disesuaikan dengan kemampuan akademik bidang tarbiyah. Di bawah bimbingan para dosen dan pendamping lapangan, mahasiswa ditugaskan untuk memetakan persoalan di tengah masyarakat serta merumuskan solusi berbasis keilmuan yang mereka miliki.


​Dukungan serupa disampaikan oleh dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG, yang mengapresiasi langkah para mahasiswa. Ia berharap program pengabdian ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi warga di lima desa lokasi KKN.


​"Harapannya ke depan STIT As-Saidiyah bisa semakin berkembang, mahasiswanya semakin bertambah, dan lulusan-lulusan di Kabupaten Cianjur dapat meningkatkan pengetahuan serta kualitas pendidikan anak-anak kita," ungkapnya.


​Pelepasan mahasiswa KKN ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Cianjur. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.


​"Atas nama pemerintah daerah, kami menyambut baik pelepasan mahasiswa untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini. Pelaksanaan KKN di tiga kecamatan dan lima desa ini diharapkan dapat berjalan lancar sesuai aturan dan SOP," ujar Ruhli Solehudin.


​Ia berharap kehadiran para mahasiswa selama satu bulan di lokasi KKN mampu memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam membantu mengurai dan menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat setempat.


​Di penghujung rangkaian kegiatan, pihak kampus juga menegaskan komitmennya dalam melahirkan tenaga pendidik yang berkualitas. Profil lulusan STIT As-Saidiyah terbukti memiliki tingkat penyerapan kerja yang baik, di mana banyak alumni yang kini telah berkiprah sebagai tenaga pendidik profesional dan guru di berbagai lembaga PAUD serta Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Cianjur.

Laporan : Tantan

Editor : Edo