TSroGSO8GfM8TUM7TpM6TpWiTi==
KemenPPPA RI Tinjau Desa Sukamanah, Apresiasi Peran Perempuan dalam Pertanian dan Perlindungan Anak di Cianjur

KemenPPPA RI Tinjau Desa Sukamanah, Apresiasi Peran Perempuan dalam Pertanian dan Perlindungan Anak di Cianjur

Daftar Isi
×


 

CIANJUR, 9 Juni 2026 – Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, kembali menjadi pusat perhatian nasional dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Hari ini, Desa Sukamanah menerima kunjungan kerja dari staf ahli Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI yang dipimpin oleh Andi Muhammad Jupri.



​Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Wakil Menteri PPPA dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur guna meninjau perkembangan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kelompok tani perempuan yang tersebar di Kabupaten Cianjur.


​Kepala Desa Sukamanah, Indra Surya Pradana, S.Pd., S.H., menyambut hangat kedatangan rombongan kementerian. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sukamanah selalu menjadikan keterwakilan perempuan sebagai pilar utama dalam setiap pembangunan.


​"Sesuai dengan jargon kami, Sukamanah Gembira, perempuan di desa kami selalu menjadi motor penggerak dan inspirasi dalam setiap pembangunan. Kehadiran perempuan memberikan warna dan semangat bagi kami untuk terus maju," ujar Indra Surya Pradana.


Dalam kesempatan tersebut, Indra memaparkan keberhasilan Desa Sukamanah dalam memanfaatkan Dana Desa tahun 2024 untuk membangun Sarana Literasi Terpadu. Fasilitas ini menjadi pusat kegiatan pemberdayaan perempuan, KWT, hingga program perlindungan anak yang inovatif, yaitu Ngabaur (Ngasuh Berudak Ulin di Hari Libur).


​Program Ngabaur yang mencakup kegiatan membaca, kreasi seni, hingga pelestarian permainan tradisional (kaulinan lembur) ini telah mendapatkan apresiasi luas, termasuk kunjungan dari Gubernur pada tahun 2024 dan penganugerahan predikat Desa Layak Anak pada tahun 2025.


Sementara itu, perwakilan KemenPPPA RI, Andi Muhammad Jupri, menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan peningkatan kapasitas perempuan tani. Ia berharap hasil produksi KWT dapat terintegrasi secara reguler dengan program pemerintah seperti dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).


​"Harapan kami, perempuan Cianjur terus bersemangat dalam bertani. Tidak hanya untuk ketahanan gizi keluarga, tetapi juga meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Kami menampung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sarana persemaian yang lebih luas, pelatihan pengemasan produk, serta pengadaan gerai khusus sebagai wadah pemasaran hasil produksi warga Sukamanah," jelas Andi.


​Indra Surya Pradana menambahkan, pihaknya berharap kunjungan dari pemerintah pusat ini dapat membawa kebijakan yang berkelanjutan bagi masyarakat. "Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan peran perempuan dalam pembangunan desa agar Desa Sukamanah tetap menjadi desa unggulan yang membawa manfaat nyata bagi seluruh warga," pungkas Kepala Desa yang kerap disapa Kang Indra ini.


​Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Cugenang, pihak Polsek, UPTD Pertanian, serta para kader perempuan Desa Sukamanah. (R2)

Laporan : Tantan