TSroGSO8GfM8TUM7TpM6TpWiTi==
FKUB Kabupaten Cianjur Gelar Rapat Pleno: Perkuat Sinergi Melalui Program ‘Kampung Toleransi’

FKUB Kabupaten Cianjur Gelar Rapat Pleno: Perkuat Sinergi Melalui Program ‘Kampung Toleransi’

Daftar Isi
×


​CIANJUR – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Pleno perdana untuk memantapkan arah kebijakan dan rencana kerja satu tahun ke depan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Kantor Sekretariat FKUB, Jl. SMPN 1, Cianjur.


​Rapat dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Kabupaten Cianjur, Dr. (H.C.) H. Choirul Anam MZD, dan dihadiri oleh seluruh jajaran anggota serta perwakilan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur.


​ wawancaranya, Sekretaris FKUB Kabupaten Cianjur, Andry Wijaya, ST, menjelaskan bahwa agenda utama pertemuan kali ini adalah sinkronisasi rencana kerja untuk memastikan kerukunan antarumat beragama di Cianjur tetap terjaga dan dinamis.


​"Rapat pleno ini merupakan langkah strategis kami dalam menyusun peta jalan kegiatan selama satu tahun ke depan. Kami ingin memastikan setiap program tepat sasaran dalam memupuk nilai-nilai moderasi beragama," ujar Andry.


​Selain memperkuat agenda rutin seperti Buka Bersama Lintas Agama dan Peringatan Hari Toleransi Internasional pada 16 November mendatang, FKUB Cianjur memperkenalkan sebuah terobosan baru.


​Produk unggulan FKUB tahun ini adalah peluncuran (launching) Kampung Toleransi yang berlokasi di Kampung Sipon. Program ini diproyeksikan menjadi pilot project kerukunan tingkat akar rumput di Kabupaten Cianjur.


​Kehadiran perwakilan Kemenag dan Kesbangpol dalam rapat ini menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif FKUB. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan iklim kondusif di masyarakat, sekaligus menjadikan Kabupaten Cianjur sebagai barometer toleransi di Jawa Barat.


​"Melalui Kampung Toleransi di Sipon nanti, kita ingin menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat, melainkan kekayaan yang memperkuat persatuan kita," tutup Andry Wijaya. Laporan : Tan.