CIANJUR – Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Cijedil Dua secara resmi memulai distribusi perdana program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 9 Februari 2026. Peresmian simbolis ini dilaksanakan di Gedung SMP IT Nurul Ittihad, Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, menandai beroperasinya dapur baru yang dirancang untuk mendukung kesehatan siswa sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Acara peresmian ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Mina Badela Sejahtera, Brigjen Rabimin, S.I.P., kepada Kepala Sekolah SMP IT Nurul Ittihad, Bapak Abdul Hanan, S.E., Gr.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:
- Bapak Mohd Ghaleb Al Fares, Ketua SPPG Cijedil Dua beserta jajaran.
- Unsur Forkopimcam Cugenang, yang diwakili oleh Kasi Trantib Kecamatan, Babinsa (Cijedil & Benjot), serta Bhabinkamtibmas (Cijedil & Benjot).
- Dewan guru dan staf sekolah SMP IT Nurul Ittihad.
Dalam sambutannya, Brigjen Rabimin, S.I.P. menegaskan bahwa SPPG Cijedil Dua merupakan garda terdepan dalam menyukseskan program strategis Presiden RI. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada asupan nutrisi pelajar, tetapi juga pada penguatan ekonomi lokal.
"Kehadiran SPPG ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi anak didik dan kelompok B3. Program ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi karena melibatkan UMKM setempat dalam penyediaan komoditas dapur," ujar Brigjen Rabimin.
Ketua SPPG Cijedil Dua, Bapak Mohd Ghaleb Al Fares, menambahkan bahwa komitmen terhadap pemberdayaan warga lokal sangat tinggi, terbukti dengan 80% relawan yang direkrut berasal dari warga sekitar.
Terkait adanya aspirasi dari pihak Babinsa mengenai sekolah yang belum terjangkau program MBG, pihak SPPG berjanji akan segera mengambil langkah responsif.
“Kami akan berkoordinasi dengan koordinator kecamatan untuk melapor ke tingkat atas agar seluruh sekolah yang membutuhkan segera terakomodasi,” tegas Ghaleb.
Pihak sekolah menyambut baik langkah ini setelah sebelumnya distribusi sempat mengalami penyesuaian akibat masa transisi dari dapur lama ke dapur baru. Kepala Sekolah SMP IT Nurul Ittihad, Bapak Abdul Hanan, S.E., Gr., menyampaikan apresiasi yang mendalam.q
"Kami sangat bersyukur program ini kembali berjalan. Harapannya, kualitas gizi yang baik dapat meningkatkan imunitas siswa-siswi kami sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas," pungkasnya. (R2SJ)


